• SMAN 1 AMFOANG BARAT LAUT
  • Where Tomorrow's Leaders Come Together

JANGAN SEKEDAR BERMIMPI

(untuk kalian yang akan pergi, dan menemukan dunia yang kalian inginkan, XII IPS DAN XII IPA)

Oleh, Gusty A. Haupunu saat ini, sebagai Guru Gografi di SMA N I Amfoang Barat Laut. 

  

Gemuruh Guntur dan cahaya petir, pertandah bahwa alam pun mengalami perubahan. Keadaan ini kemudian mendesak kita untuk memeriksa keadaan, beberapa kelompok burung pun akan sibuk mencari tempat baru untuk menyesuikan diri dengan keadaan mereka, kemudian beberapa kelompok burung yang lain memilih untuk menetap dan hidup sambil beryanyi mengisi keseharian hidup mereka.

Dianatara keadaan ini tak luput juga teriakan seorang bayi yang begitu keras mengisi kesunyian malam yang tak seperti biasanya. Kemudian kita pun bertanya??? Apakah ini yang disebut dengan dinamika kehidupan??? Ataukah ini yang sering disebut sebagai suatu ketakdiran???

 

Pertanyaan-pertanyaan ini selalu berbentur dengan datangnya malam dan senja disekitar kita. Namun keadaan ini tak menjadi sebuah persoalan pokok yang mendasar untuk kita selalu terhanyut dalam keadaan ini. Seperti pesan seorang Guru SD yang katanya, hai nak jangan kau bersedih, jika kau tak bisa berhitung dan membaca, kau harus kuat dan menjadi seorang anak yang cerdas bahkan melebihi kawan-kawan mu yang lain. Yah….. begini lah jikalau berbicara tentang nasehat. Begitu beragam nasehat yang kita dapatkan bukan saja dari Guru, namun dari orang tua, sahabat, lingkungan dan lain sebagainya. Ah!!! Tak sadar sebatang rokok ku telah ku habisi dan secangkir gelas kopi ku, hampir selesai. 

 

Teng,teng,teeeennnngggg,,,… Siap Hormat, selamat pagi pak Guru dan Ibu Guru. Kebiasaan ini terus berjalan, dan telah menjadi suatu kebiasaan dalam dunia pendidikan. Tak sadar rutinitas ini telah dilakukan oleh seorang peserta didik, disetiap pagi dan siang kurang lebih 864 hari, 36 bulan,dan 3 tahun selama ia meletakan kakinya di bangku studi kelas X sampai kelas XII. Waktu yang cukup panjang dan melelahkan bagi seorang peserta didik yang ingin mendapatkan sebekal pengetahuan dari lembaga pendidikan tingkat atas tertentu.

 

Fenomena ini menjadi suatu keharusan yang mutlak, untuk di jalankan oleh setiap individu yang telah menyatakan dirinya dalam dunia pendidikan tertentu, tentunya setiap fenomena, memiliki proses yang panjang dan begitu menyulitkan bagi setiap individu yang menjalaninya, namun setiapa orang, tak sungkang-sungkang dalam menjalani proses ini sebab hal ini merupakan begian dari peradaban kemanusian. Seperti yang dialami oleh peserta didik SMAN I AMBAL kelas XII IPS dan kelas XII IPA. Yang hingga saat ini semangat juang mereka dalam menggapai pengetahuan di SMAN I AMBAL masih tetap membara.

 

Perhelatan panjang dalam proses pendidikan di Repoblik ini memiliki berbagai ciri keragaman yang sulit di pahami oleh kebanyakan orang, namun tentang Amfoang, terkususnya SMAN I Amfoang Barat Laut dapat ku coretkan dalam helayan-helayan kertas ini, ah…. Sereput lagi kopinya….????, yah ……. Tentang SMAN I Amfoang barat Laut ini, yang lagi di pikirkan??? Dan seharusnya dipikirkan, sebab waktu telah berganti begitu cepat, malam dan siang pun demikaian berjalan tak henti-hentinya dan berseiringan dengan para peserta didik kelas XII IPS dan kelas XII IPA yang sebentar lagi akan mengangkat kakinnya dari lembaga ini, dan pergi menemui kehidupan yang mereka inginkan. Tentang waktu adalah suatu kemutlakan yang sepantasnya berubah namun tentang sejarah tidak pernah diubah oleh siapapun.

Sejarah panjang perjuangan para peserta didik SMA N I AMBAL yang sekarang berada pada penghujung studi satuan pendidikan tingkat atas, memiliki banyak dinamika proses yang mereka lalui diantaranya menyelesaikan tugas yang diberikan dari bapak-Ibu Guru dan beragam ujian yang mereka hadapi. Selain itu juga kondisi alam yang cukup menantang bagi mereka yang bertempat tinggal di seberang sungai membuat mereka harus begitu peka dalam menghadapi kondisi alam tersebut. Namun tak seorang pun yang mengungkapkan keluhan mereka dalam kondisi ini.

 

Selain itu juga tentang sarana prasarana yang dimiliki SMAN I AMBAL yang kurang memadai terkesan membuat mereka terpukul, dan anehnya tak seorang pun yang berpikir sepertinya, keadaan ini adalah bentuk mekanisme yang dimainkan oleh Negara untuk menterlantarkan mereka di Repoblik ini.

 

Kondisi dan keterbatasan ini bagi kami para Guru dan peserta didik tidak pernah memiliki rasa cemburu dan berkecil hati dalam fenomena ini namun semangat juang yang kami miliki bukan sekedar mimpi namun suatu praktek nyata yang telah kami jalani. Karna bagi kami nanti pada saatnya diantara kami akan menjadi yang terbaik dari yang terpinggirkan. Konsekuensi logis ini telah kami jalankan selama 3 tahun dan tiada suatu peserta didik di Repoblik ini yang berjuang untuk mendapatkan pendidikan seperti yang di alami oleh peserta didik di SMAN I AMBAL alami.

 

Hiruk-pikuk dalam dunia pendidikan memang sangat menyeroti perhatian publik untuk lebih pekah dalam memahami setiap dinamika pendidikan di kolong langit ini. Berbagai kampanye dari para calon pemimpin daerah pun tidak pernah luput dari perjuangan atas nama pendidikan sebab pendidikan merupakan suatu sarana yang efektif dalam kemajuan bangsa, untuk itu pendidikan sepantasnya harus diperjuangkan oleh semua orang.

 

Wah…… ternyata segelas kopi ini, telah menghantarkan ku pada penghujung analisis tentang mereka yang telah berada pada penghujung studi. Bagi ku, mereka ibarat taman, yang dihiasi oleh beragam bunga yang memiliki ciri khas tersendiri dan tak seorang pun yang mampu mempengaruhi keberadaan mereka. Ibarat ini lebih merujuk pada masa depan mereka yang nantinya akan melepaskan diri dari lembaga pendidikan yang mereka geluti selama 3 tahun. Diantara mereka ada begitu banyak kesan dan pesan yang akan mereka tinggalakan dan juga ada begitu banyak pesan dan kesan yang mereka bawa pergi menuju kehidupan baru mereka. Hal ini Telah menjadi kebiasaan seorang peserta didik disaat menemui masa genting seperti ini, yaitu mereka akan lebih tenang dan merenung tentang masa lalu mereka yang telah mereka lalui kurang lebih 3 tahun dan juga masa depan mereka yang akan datang.

 

Tentang masa depan mereka ini lah yang menjadi hal pokok yang akan mereka gumuli, sebab tak ada seorang manusia di kolonglangit ini yang ketika hidup dan tumbuh dewasa, tidak memiliki arah dan tujuan kehidupan. 

 

Oleh karena itu tujuan kehidupan dari seluruh peserta didik SMAN I AMBAL yang telah berada pada penghujung studi pendidikan tingkat atas juga telah memiliki beragam tujuan kehidupan seperti: ingin melanjutkan kulia, jika keadaan vinansial (keuangan) keluarga mendukung, kemudian adapula yang ingin megikuti testing akademi militer, dan juga ada yang memiliki tujuan lain seperti beternak, bertani, bernelayan, atau usaha mandiri lainya yang dapat menghasilakan keuntungan.

 

Model pilihan masa depan ini memang tak di pungkiri, oleh setiap orang yang telah tumbuh dewasa di alam ini, namun tujuan yang mulia ini harus di jalankan secara konsisten dan dinyatakan dalam praktek dan bukan sekedar mimpi yang kemudian akan hilang ditelan waktu.

 

Untuk itu, pada angkatan ini kalian harus menjadi satu, berjuanglah sesuai mimpi kalian, jangan menyudutkan diantara seangkatan, kalian harus saling peduli antara sahabat atau teman. Kalian harus saling membantu, menolong dan lain sebagainnya. Sebab tak ada gunanya jika kebersaman kalian selama 3 tahun di lembaga ini, hanya berakhir seperti kehidupan jamur di musim hujan dan akan mati di musim kemarau. Angkatan ini kalian harus lebih banyak belajar dari ilmu pisang yang tak akan mati sebelum bertandan, kalian pun juga harus belajar pada ilmu kelapa yang berbuah tanpa megenal musim.

 

Jika ini dapat kalian jalankan maka mereka yang memilih menetap dirumah, akan tersenyum bangga ketika melihat kawan-kawan seangkatanya datang dan berjabatantangan dengan memberikan senyuman keberhasilan.

Salam hormat untuk kalian yang ingin melanjutkan studi dan juga salam hormat bagi kalian yang akan menekuni pekerjaan keahlian kalian yang nantinya akan mendapatkan sedekah Rejeki. Sekian!!!

KESAKTIAN SEBUAH ILMU PENGETAHUAN YANG KITA MILIKI, TIDAK AKAN BERGUNA APABILA ORANG LAIN TIDAK DAPAT MEMANNFAATKANYA

Keterangan foto: Diambil Seusai Pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah Bersama Anak Wali di Lokasi Upacara Bendera SMAN1 Ambal, Selasa, 18 April 2023.

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Senin Penuh Semangat: USBK SMAN 1 Ambal berjalan lancar

Oelfatu, sman1amfoangbaratlaut.sch.id. SMAN 1 Amfoang Barat Laut (SMAN 1 Ambal) telah melaksanakan USBK (Ujian Sekolah Berbasis Komputer) hari pertama. Senin, 13 April 2026 USBK hari p

13/04/2026 09:32 - Oleh Administrator - Dilihat 174 kali
Puskesmas Soliu Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis di SMANSA Ambal

Oelfatu, sman1amfoangbaratlaut.sch.id. UPTD Puskesmas Soliu menggelar pemeriksaan kesehatan gratis di SMAN 1 Amfoang Barat Laut (SMANSA AMBAL) pada Jumat, 06 Maret 2026. Pemeriksaan ini

09/03/2026 10:18 - Oleh Administrator - Dilihat 262 kali
Demi Tingkatkan PAS, SMANSA AMBAL Bangun Kerjasama dengan Penjual

Oelfatu, sman1amfoangbaratlaut.sch.id. SMAN 1 Amfoang Barat Laut (SMANSA AMBAL) bangun kerjasama dengan penjual di lingkungan sekolah demi Tingkatkan Pendapatan Asli Sekolah (PAS). Juma

02/03/2026 09:00 - Oleh Administrator - Dilihat 267 kali
Mengenal Fauna Amfoang Dalam Bahasa Dawan

A. Definisi Fauna  Fauna adalah Seluruh kehidupan hewan di suatu wilayah atau periode waktu tertentu, merujuk pada keseluruhan spesies hewan yang hidup di area atau massa tertentu

10/02/2026 20:42 - Oleh Administrator - Dilihat 127 kali
SMANSA AMBAL Prioritaskan Pembayaran IPP Sebagai Realisasi Beasiswa PIP

Sman1amfoangbaratlaut.sch.id. SMAN 1 Amfoang Barat Laut (SMANSA AMBAL) telah merealisasikan beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) kepada 133 siswa pada 03 Februari 2026. Dalam penyal

07/02/2026 12:21 - Oleh Administrator - Dilihat 73 kali
Mengenal Jenis Flora Amfoang Dalam Bahasa Dawan Amfoang

Dalam materi keanekaragaman hayati pada mata pelajaran Geografi Kelas XI Siswa diminta untuk mengidentifikasi jenis flora di Amfoang dalam bahasa Dawan Amfoang. Dalam postingan ini ber

28/01/2026 14:17 - Oleh Administrator - Dilihat 124 kali
Verifikasi Bansos PKH di SMANSA Ambal, Pastikan Anak Putus Sekolah Terdata

Oelfatu, sman1amfoangbaratlaut.sch.id. Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Amfoang Barat Laut, Aldo Da costa, SH dan Abner A. Leba, S. Si melakukan pengambilan data di S

21/01/2026 16:35 - Oleh Administrator - Dilihat 216 kali
Kepsek SMANSA Ambal Sosialisasi Pergub NTT tentang IPP, Ratusan Orang Tua Murid Bersyukur

Oelfatu, sman1amfoangbaratlaut.sch.id Kepala SMAN 1 Amfoang Barat Laut (SMANSA AMBAL), Yohanis B Kikhau S. Pi mensosialisasikan Peraturan Gubernur (Pergub) NTT tentang IPP kepada seluru

17/01/2026 18:50 - Oleh Administrator - Dilihat 706 kali
Sosialisasi Pergub NTT: Smansa Ambal Tetapkan IPP 50 Ribu, Tanpa Pungutan Lain

Oelfatu, sman1amfoangbaratlaut.sch.id. SMAN 1 Amfoang Barat Laut (Smansa Ambal) menetapkan Iuran Pengembangan Pendidikan (IPP) sebesar Rp50.000 per bulan tanpa pungutan lain. Keputusan

15/12/2025 14:27 - Oleh Administrator - Dilihat 340 kali
Mantan Juara Monolog Kabupaten Kupang, Juliana Naisunis Jadi Contoh di Class Meeting SMANSA AMBAL

Class Meeting SMAN 1 Amfoang Barat Laut (SMANSA AMBAL) sudah berlangsung sampai hari ketiga. Pada hari ketiga (11/12) ada dua mata lomba yang dilombakan yakni Monolog dan Solo.  D

12/12/2025 11:10 - Oleh Administrator - Dilihat 473 kali